Untuk Memperluas Beberapa Pikiran di Luar Sana

12:12 AM


"Iiiih! Dandan! Genit deh!"
"Cie make up-an. Mau ketemu siapa emang?"
"Lebay amat sih ke *** aja dandan begitu. Nggak ada yang liat juga."
"Make-up-nya menipu publik banget."

Untuk beberapa kaum hawa pasti pernah dengar komentar-komentar semacam itu, baik dari laki-laki maupun sesama perempuan. Entah mungkin saya yang terlalu sensitif karena sedang menjadi monster Karin di masa PMS-nya... Tapi saya mulai muak dan yang saya heran...

Kenapa orang-orang itu selalu menganggap ketika perempuan berdandan itu untuk menarik perhatian lelaki?

Seakan-akan segala hal yang dilakukan perempuan itu semata-mata untuk tujuan pemuasan mata laki-laki atau cinta-cintaan saja? Seakan-akan semua hal di dunia ini berpusat pada mating purpose semata?

Sesempit itukah pikiran kalian?

Pernah nggak terbersit di otak kalian kalau tidak semua orang punya tingkat kepercayaan diri atau self-esteem yang tinggi? Sadarkah kalian kalau memiliki sifat insecure itu adalah sifat yang manusiawi?

Pernah terbersitkah kalau mungkin memakai make-up membuat sebagian perempuan feel better about themselves? Pernah terbersitkah kalau mungkin memakai make-up membuat beberapa perempuan memang merasa bahagia? Bukankah sudah menjadi hak setiap orang untuk merasa bahagia? Dan kalian pikir, kalian siapa seenaknya mengganggu hak orang lain?

Dan salahkah ketika seseorang berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya agar menjadi lebih baik? Ada dampak merugikan apa yang terjadi pada kalian ketika seseorang melakukan hal tersebut?

Bukan untuk menarik perhatian, apalagi untuk menipu, melainkan untuk memuaskan diri sendiri.

Mengherankan kira-kira alasan apa yang membuat saya menulis post seperti ini? Saya sendiri tidak menyebut diri saya make-up junkie atau sejenisnya. Saya hanya terkadang memakai make-up di saat-saat tertentu yang saya inginkan saja. Saya sendiri juga tidak pernah menyebut diri saya seorang feminist meskipun hal-hal yang saya tulis di post ini terdengar seperti sesuatu yang ditulis oleh seorang feminist.

Alasannya sesederhana ini: Karena di negara ini terlalu banyak orang-orang stuck-up berpikiran sempit yang sangat senang mencibiri dan mengurusi hidup orang lain, ketimbang memperbaiki hidup mereka sendiri yang jelas-jelas tidak lebih baik.

You Might Also Like

0 voices

Popular Posts

INTEREST?

DARK SIDE